Gugur Bunga Zahra [Syahid Imam Hussain Aba Abdillah{Solawatullahi alihi}]

Terasingnya pohon kurma
ditengahnya sahara
Terasingnya pohon cinta(Aba Abdillah)
disahara Nainawa

– Duhai Gharibnya Fathimah
tujuh petala langit dan bumi
menyaksikan keterasinganmu
tika kau tiada lagi pembantu(Abbas,Ali Akbar dan lain2)
kedengaran bergema launganmu
Hal Min Nasirin YanSurna..

_Duhai Putranya Heidar Ali
disimu Zulfiqar
Duhai Bunganya Musthafa(Rasululullah saww)
disimu Ruhnya Nenda(maksudku: Nendanya Hussain as Hazrat
Muhammad saww, sentiasa dikalbu
dan diingatan Imam Hussain as ketika
menghadapi musibah di Hari Asyura
dan maksudku juga, nendanya
Hussain as sentiasa bersama
cucundanya yg tercinta.
Hazrat Muhammad saww
menyaksikan musibah yg
melanda cuncundanya yg
tercinta, dari syurga..)_

–= Yabna Zahra =–

Gugur bunga layu,
dimusimnya kemarau,
Gugur bunga Zahra,
di Siangnya Asyura.

– Duhai leher ciuman Nabiyallah
kau disembelih pedang hinanya(Syimir La’natullah alaihi)
mengalirlah deras darah Allah
terpisah kepala dari tubuhnya(tubuhnya Hussain as)
ditancap dijulang dan diarak hujung tombak
jasad terkubur tanpa kepala..

_Duhai Mazlumnya Karbobala
dikau penghulu segala duka
duhai Syahidnya Karbobala
dikau penghulu segala korban_

–= Yabna Zahra =–

note: mohon dikomen atau diperbetulkan kata2 puisiku ini . Jika terdapat kesalahan padanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: