Fitnah : Tidak Ada Mssjid Sunni di Iran? Benarkah? [2]


Posted on 11 Februari 2011 by satuislam

Aparat Iran Segel Tempat Ibadah Kaum Sunni di Teheran dan Menahan Imam

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/aparat-iran-segel-tempat-ibadah-kaum-sunni-di-teheran-dan-menahan-imam.htm

Pemerintah Iran menyerbu tempat ibadah kaum Muslim Sunni di Teheran pada hari Ahad lalu (6/2), di mana mereka menyegel rumah dan menangkap Imam masjid, Syaikh Ubaidullah Musa Zadih.

Kaum Sunni di Iran tidak diizinkan untuk membangun sebuah masjid di Teheran, mereka telah berusaha untuk mendapatkan izin untuk membangun sebuah masjid di ibukota Iran, tetapi upaya mereka selalu sia-sia dan gagal, sehingga kaum Sunni di Iran menawarkan sholat lima waktu termasuk shalat Jumat dengan menggunakan beberapa rumah, tapi sayangnya, aparat keamanan pada hari Ahad pagi lalu menggerebek sebuah rumah di mana jamaah kaum Sunni sedang shalat, setelah penyegelan itu mereka menahan imam yang merupakan pemimpin agama dari kaum Sunni di wilayah itu.

Aparat keamanan juga mengancam warga Sunni di dua rumah lain untuk ditangkap dan menyegel tempat ibadah mereka jika mereka tidak berhenti melaksanakan shalat di tempat itu, meskipun kaum Sunni dan administrasi dari Komunitas Sunni Iran berkumpul di tempat-tempat tertentu hanya untuk sholat lima waktu dan shalat Jumat, karena itu merupakan hak dasar setiap individu yang harus diberikan kepada setiap orang; jamaah kaum Sunni Iran tidak pernah mengambil bagian dalam aksi menentang pemerintah.

Patut dicatat bahwa kaum Sunni di Teheran tidak memiliki masjid sendiri, meskipun mereka adalah bagian besar dari penduduk ibukota, dan telah dikenal luas bahwa “Teheran” adalah satu-satunya ibukota di dunia di mana masjid untuk kaum Sunni tidak ada.

Tidak ada yang bisa membayangkan bahwa suatu rezim yang membawa judul “Republik Islam” dan klaim untuk “persatuan” di antara sekte Muslim malah melarang dan menghentikan para pengikut sekte Muslim terbesar di dunia dari melakukan sholat berjamaah di ibukota Teheran.(fq/sunninews)

*******************************************************************************************************

Tidak Ada Satupun Mesjid Ahlus Sunnah di Teheran, Benarkah?

Tersiar di kalangan banyak orang, bahwa tidak satupun di Teheran terdapat mesjid Ahlus Sunnah, dan pengikut Ahlus Sunnah oleh ketentuan pemerintah Iran ditekan untuk turut shalat berjama’ah di masjid-masjid Syiah. Berita miring ini banyak dihembuskan oleh media-media Barat dan AS, khususnya VOA (Voice of Amerika) yang sayangnya dinukil begitu saja oleh media-media berbasis Islam.

Menurut Kantor Berita ABNA, menukil berita dari Ghaem News , beberapa orang Ahlusunnah  Teheran mengklaim bahwa mereka dilarang dan tidak diperbolehkan membangun masjid khusus bagi jama’ah mereka oleh pemerintah setempat. Pengklaiman ini segera mendapat respon oleh media-media Barat dengan menurunkan berita bahwa Teheran satu-satunya ibukota negara yang tidak terdapat masjid Ahlus Sunnahnya.

Berita yang tendensius dan berbau propaganda negatif bagi persatuan Sunni-Syiah ini, oleh pihak Wahabi diterima secara antusias dengan menyebarkan desas-desus fitnah, bahwa pemerintah Iran yang mayoritas Syiah melarang dan menghalang-halangi dakwah Ahlus Sunnah di negara tersebut, dan Ahlus Sunnah mengalami perlakuan tidak adil dari pemerintah Iran, sementara Yahudi dan Nashrani bahkan Majusi di negara tersebut mendapat perlindungan dan hak-haknya.

Ini ada kedustaan belaka, sebab pihak Ahlus Sunnah juga mendapat perwakilan di Parlemen. Di kawasan yang mayoritas Sunni, mereka mendirikan masjid dan mendapat izin untuk melakukan ritual-ritual keagamaan mereka secara terbuka dan bebas.

Di Teheran sendiri, terdapat 9 buah mesjid yang dikelola  khusus oleh jama’ah Ahlus Sunnah. Meski demikian karena jumlah mereka yang minoritas dan tersebar sehingga masjid-masjid tersebut kadang sepi dari jam’ah bahkan tidak melangsungkan shalat berjam’ah sama sekali. Namun, masjid-masjid tersebut menjadi sangat ramai di bulan Ramadhan, dan pengikut Ahlus Sunnah menjadikannya sebagai tempat shalat tarawih berjama’ah.

Berikut daftar nama-nama mesjid yang didirikan jama’ah Ahlus Sunnah di Teheran,

1. Masjid Sodiqiyah, Falake 2 Sodiqiyah.
2. Masjid Tehran Fars, jalan Delavaran
3. Masjid Syahr Quds, KM 20 jalan Qadim
4. Masjid Khalij Fars, Bozorkroh Fath
5. Masjid an-Nabi, Syahrak Donesh
6. Masjid Haftjub, jalan Mullarad
7. Masjid Vahidiyeh, Syahriyar
8. Masjid Nasim Syahr, Akbarabad
9. Masjid Reza Abad, Simpang 3 jalan Syahriyar

http://www.abna.ir/data.asp?lang=12&Id=213909

Comments
2 Responses to “Fitnah : Tidak Ada Mssjid Sunni di Iran? Benarkah? [2]”
  1. pembenci-syiah says:

    blah !

  2. irsan says:

    syiah dan sunni takkan pernah bersatu, kare aba yg yahudiibawa abdullah bin sdnyiah paham sesat yg yahudi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: