Bukti Palsu Khilafah Abu Bakar (3)

o Hadis Jubair ibn Muth’im

وعن جُبير بن مطعم قال : ” أتت امرأة إلى النبي صلى الله عليه وسلم فأمرها أن ترجع اليه ، فقالت : إن جئت ولم أجدك – كأنها تقول الموت – ، قال : إن لم تجديني فأتي أبا بكر” رواه البخاري ومسلم .

 

 

“Dari Jubair ibn Muth’im ia berkata, “Ada seorang wanita datang menemui Nabi saw. lalu beliau memerintahkannya agar kembali kepada beliau di waktu lain, maka wanita itu berkata, ’Jika aku datang lalu tidak mendapatimu –maksudnya beliau wafat-, bagaimana? Maka Nabi bersabda, “Jika engkau tidak mendapatiku maka datangi Abu Bakar.’” (HR. Bukahri & Muslim)

 

 

(1) Hadis Ibnu Abbas

وعن إبن عباس رضي الله عنه قال : جاءت إمرأة إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم تسأله شيئاً ، فقال : تعودين ، فقالت : يا رسول الله إن عدت فلم أجدك – تعرض بالموت – ، فقال : إن جئت فلم تجديني فأتي أبا بكر فإنه الخليفة بعدي ” رواه إبن عساكر .

“Dari Ibnu Abbas ra. ia berkata, “Ada seorang wanita datang menemui Rasulullah saw. untuk meminta sesuatu, lalu beliau bersabda, ‘Kembalilah di waktu lain!’ Ia berkata, ‘Jika aku kembali lalu aku tidak mendapatimu –mati maksudnya-. Maka beliau bersabda, ‘Jika engkau kembali dan tidak mendapatiku maka datangi Abu Bakar, karena sesungguhnya ia adalah Khalifah setelahku.’” (HR. Ibnu ‘Asâkir)

Ibnu Jakfari Berkata:

Adapun dua riwayat tersebut adalah bertolak belakang dengan riwayat shahih yang deriwayatkan melalui jalur para parawi yang tsiqah dari Dzuaib bahwa, “Ketika Nabi saw. menjalang wafat, Shafiyyah (istri beliau) berkata, ‘Wahai Rasulullah, semua istri Anda memiliki keluarga yang menjadi tempat berlindung mereka, sedangkan engkau telah mendeportasi keluargaku, lalu jika terjadi apa yang terjadi (wafat maksudnya), kepada siapakah aku ini berlindung?’ Maka rasulullah saw. bersabda, ‘Kepada Ali ibn Abi Thalib.’”

Baca Majma’ az Zawâid,9/112-113, ia berkata, “Hadis ini diriwayatkan ath Thabarani dan seluruh perawinya adalah perawi hadis shahih.”

Hadis shahih riwayat Ahlusunnah ini menjadi hujjah kuat kami bahwa Nabi saw. telah menyerahkan urusan kaum Muslimin termasuk para istri beliau, sepeningal beliau kepada Ali ibn Abi Thalib, setelah beliau menetapkannya sebagai Pemimpin Tertinggi umat ini.

Selain itu, riwayat keempat dari Ibnu Abbas ra. yang juga disebutkan dalam ash Shawâiq-nya:11 sebagai bukti yang menunjukkan Khilafah Abu Bakar tanpa sanad sangat bertentangan dengan banyak hadis riwayat Ibnu Abba ra. lainnya yang tegas-tegas mengatakan bahwa Imam Ali as., seperti hadis riwayat Ibnu Abbas ra. bahwa Nabi saw. bersabda, “Sesungguhnya dia (Ali) adalah saudaraku, washiku (pengemban wasiat kepemimpinanku), dan Khalifahku sdi tengah-tengah kalian, maka dengar dan ta’ati dia!” dan hadis “Tidak sepatutunya aku pergi kecuali engkau hai Ali sebagai Khalifahku.”

Bukankah Ibnu Abbas ra. seperti juga ayah dan keluarganya termasuk orang pertama yang enggan membaiat Abu Bakar?! Semua bukti tersebut akan membohongkan penukilan itu dari Ibnu Abbas ra. dan juga penukilann dari Jubair ibn Muth’im!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: